Panakkukang – Sebagai bagian dari Program SMK Pusat Keunggulan Reguler Lanjutan Tahap II Tahun 2024, SMKS YPK TIK Serui telah merancang dan melaksanakan persiapan Pelatihan Magang ke Jepang bagi siswa terpilih.
Proses Persiapan dan Seleksi Peserta
Dari Juli hingga Oktober 2024, sekolah melakukan pencarian Lembaga Pelatihan Kerja Sending Organization (LPK SO) yang sesuai untuk memfasilitasi program ini. Setelah dilakukan pencarian di Kepulauan Yapen dan Papua, tidak ditemukan LPK dengan kriteria yang diharapkan. Oleh karena itu, pencarian diperluas ke wilayah yang lebih dekat, hingga akhirnya sekolah menjalin kerja sama dengan LPK Macca Inspirasi Utama (Macca Nihongo).
Selain itu, seleksi peserta dilakukan melalui program Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang telah berjalan di sekolah. Dari proses seleksi tersebut, 10 siswa terbaik dipilih berdasarkan kriteria:
- Profesional dalam bekerja
- Mandiri dalam menyelesaikan tugas
- Asri dalam menjaga kebersihan dan lingkungan
- Beriman, sesuai dengan visi sekolah
Keberangkatan ke Makassar

Pada 8 Oktober 2024, 10 peserta pelatihan, didampingi oleh 2 guru pendamping dan 1 orang tua/wali, berangkat ke Makassar menggunakan KM Dobonsolo. Keberangkatan ini menandai langkah awal peserta dalam mengikuti pelatihan intensif sebelum nantinya menjalani magang ke Jepang.
Penandatanganan MoU dengan LPK Macca Nihongo

Pada 4 November 2024, SMKS YPK TIK Serui secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan LPK Macca Inspirasi Utama. Kesepakatan ini mencakup pelaksanaan Pelatihan Magang ke Jepang, yang akan berlangsung selama 3 bulan, mulai dari 11 November 2024 hingga 11 Februari 2025 (Angkatan III).
Pelaksanaan Pelatihan
Pelatihan dimulai pada 11 November 2024, dengan fokus utama pada:
- Bahasa Jepang, untuk memperlancar komunikasi saat magang
- Budaya Kerja di Jepang, agar peserta dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja di Jepang
Program ini menjadi langkah strategis SMKS YPK TIK Serui dalam meningkatkan kompetensi siswa agar siap bersaing di dunia kerja global, khususnya di industri Jepang. Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan peserta pelatihan dapat menjadi tenaga kerja profesional yang unggul dan berdaya saing tinggi.