Ujian PKK (Produk Kreatif dan Kewirausahaan) yang mengangkat tema Masakan Kuliner dilaksanakan di SMKS YPK Tik Serui. Kegiatan ini melibatkan empat jurusan, yaitu Jurusan Manajemen Perkantoran (MP) , Jurusan Teknik komputer dan Jaringan (TKJ) ), Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Jurusan Akuntansi. Ujian bertujuan untuk menguji keterampilan siswa dalam mengelola usaha kuliner, mulai dari aspek teknis memasak hingga manajerial dan pemasaran.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pengawas SMA/SMK, Anggota Dprk Kabupaten Kepulauan Yapen serta Pengurus Sekolah Wilayah (PSW), yang memberikan apresiasi dan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan ujian ini.
Ujian PKK dilaksanakan pada tanggal 24-25 Februari 2025, yang menjadi bagian dari evaluasi akhir semester bagi siswa di SMKS YPK Tik Serui. Waktu pelaksanaannya direncanakan dengan matang agar semua persiapan baik dari sisi teknis maupun administratif dapat dilaksanakan dengan baik.
Tujuan Ujian PKK
Ujian PKK ini dirancang untuk memadukan berbagai elemen keahlian yang telah dipelajari oleh siswa dari jurusan yang berbeda. Dalam hal ini, selain menguji keterampilan dalam pembuatan masakan, ujian ini juga menekankan pentingnya kreativitas dalam desain produk dan kemasan, serta keterampilan manajerial dalam mengelola usaha kuliner. Melalui ujian ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang lebih luas tentang dunia bisnis dan kewirausahaan, sambil tetap memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan.
Ujian ini dimulai dengan perencanaan matang yang melibatkan keempat jurusan dalam merancang produk kuliner yang akan dipasarkan. Proses tersebut meliputi pemilihan jenis masakan yang akan diproduksi, riset tentang tren makanan yang sedang diminati pasar, serta perencanaan anggaran untuk memproduksi masakan tersebut.
Ujian pkk dilaksanakan selama dua hari dengan pembagian dua jurusan, hari pertama dilaksanakan oleh jurusan TKJ dan Manajemen Perkantoran dan hari kedua dilaksanakan oleh jurusan Akuntansi dan DKV

Ujian Produk Kreatif dan Kewirausahaan Hari Pertama

Ujian Produk Kreatif dan Kewirausahaan Hari Kedua

Dalam pelaksanaan ujian, setiap kelompok siswa diwajibkan untuk menciptakan menu makanan yang tidak hanya lezat tetapi juga memiliki nilai jual tinggi. Selain memasak, mereka juga harus mempresentasikan konsep bisnis, strategi pemasaran, serta analisis keuntungan dari produk yang mereka buat. Hal ini memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana mengelola bisnis kuliner secara profesional.
Para juri yang terdiri dari guru pembimbing dan tamu undangan menilai setiap aspek, mulai dari cita rasa, presentasi makanan, hingga strategi pemasaran yang diterapkan. Beberapa produk unggulan yang menarik perhatian antara lain makanan khas daerah dengan sentuhan modern serta camilan inovatif berbasis bahan lokal.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun jiwa wirausaha di kalangan siswa serta memberikan mereka bekal untuk terjun ke dunia usaha setelah lulus nanti. Dengan adanya dukungan dari sekolah dan pihak terkait, Ujian PKK ini menjadi langkah awal bagi siswa dalam memahami dunia bisnis dan industri kuliner secara langsung.